Pencarian

Polda Kaltim Kerahkan 2.000 Personel Antisipasi Karhutla, 974 Titik Panas Terpantau Sepanjang 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 • 13:01:31 WIB
Polda Kaltim Kerahkan 2.000 Personel Antisipasi Karhutla, 974 Titik Panas Terpantau Sepanjang 2026
Personel gabungan mengikuti apel siaga karhutla di Lapangan M Jassin, Markas Brimob Polda Kaltim, Balikpapan, Selasa (…).

BALIKPAPAN — Ribuan personel gabungan disiagakan di titik-titik rawan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur. Wakil Kepala Polda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo menegaskan kesiapsiagaan ini mencakup penguatan patroli darat, pemantauan titik panas, hingga penyiapan peralatan pemadaman di sejumlah wilayah.

"Musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga September sehingga seluruh unsur pengamanan saya minta meningkatkan kesiapsiagaan," kata Adrianto usai memimpin apel gabungan di Lapangan M Jassin, Markas Brimob Polda Kaltim, Staalkuda, Balikpapan, Selasa.

Empat Kabupaten Jadi Prioritas Pengawasan

Personel beserta perlengkapan pendukung akan difokuskan pada daerah dengan riwayat karhutla tinggi. Wakapolda menyebutkan Kabupaten Kutai Timur, Berau, Paser, dan Kutai Barat menjadi prioritas utama pengawasan.

Sebanyak 350 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan diterjunkan dalam apel siaga tersebut. Mereka akan diperkuat kendaraan taktis, pompa portabel, serta perlengkapan pemadaman untuk mempercepat respons di lapangan.

Penegakan Hukum untuk Pembakaran Lahan

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Tedy Soepandi menegaskan personel yang disiagakan tetap menjalankan tugas rutin karena telah menerima surat perintah khusus. Mereka akan fokus pada upaya pencegahan, sementara seluruh kekuatan dikerahkan jika terjadi kebakaran skala besar.

"Penegakan hukum akan dilakukan jika ditemukan unsur kesengajaan dalam peristiwa karhutla," ujar Tedy.

Unsur Ditpolair juga disiagakan untuk mengawasi wilayah pesisir yang memiliki potensi karhutla di lahan gambut. Langkah ini diambil mengingat kondisi vegetasi yang mengering selama musim kemarau sangat rentan memicu api.

Warga Diminta Tidak Membakar Lahan

Polda Kaltim mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di kawasan yang mudah terbakar. Deteksi dini dan pencegahan menjadi prioritas utama sebelum api sempat meluas.

Follow www.faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltim.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks