9 Camat se-Kaltim Bersaing Raih Gelar Camat Berprestasi 2026, Penilaian Berlangsung Hingga Awal 2027

Penulis: Ikhsan Maulana  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:33:31 WIB
Sembilan camat se-Kalimantan Timur mengikuti penilaian Camat Berprestasi 2026 yang digelar Pemprov Kaltim di Samarinda.

SAMARINDA — Sebanyak sembilan camat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur bersaing dalam Penilaian Camat Berprestasi 2026 yang digelar Pemprov Kaltim melalui Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (BPOD). Penilaian ini bukan sekadar kompetisi, melainkan tolak ukur efektivitas pemberdayaan dan kemandirian masyarakat di tingkat kecamatan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setkab Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyatakan ajang ini dirancang untuk memacu para camat meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik. "Melalui penilaian ini kami harap para camat makin termotivasi meningkatkan inovasi, kualitas pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, serta pemberdayaan masyarakat di wilayah masing-masing," ujarnya di Samarinda, Selasa.

Kota Bontang Absen, Ini Daftar 9 Camat yang Bersaing

Dari total sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, hanya Kota Bontang yang tidak mengirimkan perwakilan. Ketidakhadiran ini disebabkan ketentuan penilaian dan dokumen persyaratan yang ditetapkan belum dapat dipenuhi oleh pemkot setempat.

Kesembilan camat yang berlaga adalah Muhammad Ramli (Camat Muara Jawa, Kutai Kartanegara), Finandar Astaman (Camat Kuaro, Paser), Lutfi Hidayat (Camat Gunung Tabur, Berau), Kristian (Camat Linggang Bigung, Kutai Barat), dan Rapichin (Camat Long Mesangat, Kutai Timur).

Lima nama lainnya yakni Gamaliel Abimanyu Arliandito (Camat Sepaku, Penajam Paser Utara), Bonifasius (Camat Long Bagun, Mahakam Ulu), Norbaiti Zarta (Camat Sambutan, Samarinda), serta Muhammad Hakim (Camat Balikpapan Selatan, Balikpapan).

Aspek Penilaian: Dari Tata Kelola hingga Video Profil Kecamatan

Plt Kepala BPOD Setkab Kaltim, Imanudin, merinci materi penilaian mencakup tata kelola pemerintahan umum di kecamatan, perencanaan program, kegiatan dan penganggaran, hingga pembinaan pemerintahan desa/kelurahan. Standar pelayanan minimal dan survei kepuasan masyarakat juga menjadi indikator penting.

Aspek ketenteraman dan ketertiban umum turut dinilai, ditambah penilaian tambahan berupa dokumentasi dan video profil kecamatan. "Penilaian ini untuk menentukan peringkat Terbaik I, II, dan III Camat Berprestasi Kaltim 2026," kata Imanudin.

Pengumuman Pemenang Bertepatan dengan HUT ke-70 Kaltim

Proses penilaian telah dimulai sejak peluncuran pada Senin (10/8) lalu di Samarinda. Rangkaian penilaian meliputi verifikasi administrasi, presentasi, hingga pengecekan langsung ke lapangan yang berlangsung selama beberapa bulan ke depan.

Hasil akhir kompetisi akan diumumkan pada Januari 2027, bersamaan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 Provinsi Kalimantan Timur pada 9 Januari 2027. Imanudin menambahkan, ajang ini diharapkan menjadi sarana evaluasi dan pembinaan bagi para camat dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Reporter: Ikhsan Maulana
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top