Pencarian

Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Kemenpora

Minggu, 04 Oktober 2026 • 17:17:31 WIB
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Kemenpora
Kontingen Indonesia mengakhiri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan 39 medali.

KALIMANTAN TIMUR — Kontingen Indonesia mengakhiri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan koleksi 39 medali, terdiri dari lima emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Raihan itu melampaui target empat emas yang ditetapkan Kemenpora sekaligus menempatkan Merah Putih di peringkat ke-16 klasemen akhir.

Chef de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu menyampaikan capaian tersebut dalam keterangan di Nagoya, Minggu. Menurut dia, hasil ini menjadi pencapaian terbaik kontingen pada edisi kali ini meski sejumlah nomor andalan tidak lagi dipertandingkan.

"Alhamdulillah, puji syukur. Final per hari ini, setelah kita mengetahui total medali yang dicapai dan diraih oleh Tim Indonesia sebanyak 39 medali, terdiri dari 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu. Tentunya ini adalah capaian yang terbaik," ujar Todotua.

Peringkat Turun, tapi Nomor Andalan Ikut Hilang

Dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022, posisi Indonesia memang merosot dari peringkat ke-12 ke urutan ke-16. Di Hangzhou, kontingen Merah Putih membawa pulang tujuh emas, 11 perak, dan 18 perunggu.

Penurunan itu tidak lepas dari hilangnya sejumlah nomor yang sebelumnya menjadi sumber emas. Nomor menembak 10 meter running target campuran dan putra, yang menyumbang dua emas di Hangzhou, tidak dipertandingkan di Aichi-Nagoya. Hal serupa terjadi pada nomor Dragon Boat 1000 meter putra.

Rekor Dunia Rahmat Erwin hingga Emas Bersejarah Panahan

Di tengah perubahan nomor pertandingan, sejumlah atlet Indonesia justru mencatat sejarah. Atlet angkat besi Rahmat Erwin membukukan total angkatan 366 kilogram dan menempatkan namanya sebagai pemegang rekor dunia kelas 75 kilogram.

Dari panjat tebing, Desak Made mengukir rekor Asia nomor speed putri dengan catatan waktu 6,062 detik. Sementara di cabang panahan, Nurisa Dian Ashrifa menjadi atlet pertama yang mempersembahkan medali emas Asian Games bagi Indonesia.

Sejarah juga tercipta dari bulu tangkis. Tim putra Indonesia mengalahkan China di final, mengakhiri penantian 28 tahun untuk kembali meraih emas Asian Games di sektor tersebut.

Teqball hingga Esport Ikut Menyumbang Medali

Todotua turut menyoroti kontribusi cabang olahraga debutan di Asian Games, seperti teqball, padel, MMA, dan esport. Keempatnya mampu menyumbangkan medali perak dan perunggu bagi Indonesia.

Kinerja tim CdM selama gelaran juga mendapat apresiasi dari Ketua PB PABSI Rosan Roeslani. Ia menilai respons cepat CdM dalam menghadapi berbagai dinamika memberikan kenyamanan bagi atlet dan ofisial.

"Mereka menyampaikan bahwa CdM dan tim sangat responsif dengan semua perkembangan dan tantangan yang ada, sehingga ini juga memberikan kenyamanan untuk para atlet dan ofisial saat akan bertanding. Harus kita acungi jempol," ujar Rosan.

Laporan Evaluasi Menuju Siklus Berikutnya

Atlet menembak Vidya Rafika menilai kehadiran langsung CdM di lapangan pertandingan sebagai bentuk perhatian terhadap perjuangan para atlet. "CdM juga datang langsung ke lapangan tembak dan menyoroti kita sebagai atlet dan kita, sebagai atlet bahagia dan senang dengan kehadiran tersebut," ujarnya.

Atlet wushu Thania Kusumaningtyas, peraih medali perunggu, menyebut Todotua sebagai sosok yang ramah dan suportif. "Ramah dan support banget," kata Thania.

Seluruh proses kerja tim CdM selama Asian Games akan menjadi bahan evaluasi perkembangan olahraga nasional. Evaluasi mencakup rangkaian kerja sejak masa persiapan, keberangkatan, pendampingan atlet dan ofisial, hingga kepulangan kontingen.

"Selebihnya nanti kita akan laporkan ke NOC dan juga kepada Kemenpora untuk menjadi suatu review bagi dunia industri olahraga nasional kita ke depannya," kata Todotua.

Follow www.faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: manado.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks