IKN — Pelantikan Ketua DPD MMBB Kalimantan Timur terpilih digelar di jantung ibu kota masa depan Indonesia, dengan Panglima MMBB Marselinus Mian bertindak sebagai pelantik. Prosesi diawali ritual adat Dayak sebelum penyerahan pataka organisasi secara simbolis. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono hadir menyaksikan langsung jalannya acara.
Hadir pula jajaran tokoh adat Dayak, tokoh masyarakat, dan perwakilan pengurus cabang MMBB dari berbagai kabupaten/kota se-Kalimantan. Kehadiran mereka menegaskan posisi organisasi masyarakat adat dalam peta pembangunan IKN.
Panglima: MMBB Kaltim Harus Jadi Pilar Pemersatu
Dalam amanatnya, Marselinus Mian menegaskan bahwa kepengurusan baru MMBB Kaltim memikul tanggung jawab besar sebagai penjaga kelestarian budaya Dayak di tanah Borneo. Organisasi itu, katanya, juga dituntut mengawal sejarah baru pembangunan IKN.
"Pelantikan di IKN pada hari ini merupakan simbol komitmen besar kita. MMBB Kaltim di bawah kepemimpinan Ketua DPD yang baru harus berdiri di garda terdepan untuk mendukung kemajuan, menjaga kondusivitas, serta memastikan masyarakat adat menjadi bagian integral dari pembangunan IKN," ujar Marselinus Mian dalam sambutannya.
Ketua Terpilih Siap Menyatukan Rumpun Suku Asli Kalimantan
Ketua DPD MMBB Kaltim yang baru dilantik menyatakan kesiapan penuh bersama seluruh pengurus mengemban amanah organisasi. Ia menegaskan komitmen MMBB Kaltim untuk menyatukan seluruh rumpun suku asli Kalimantan dan menjaga kebhinekaan.
Selain itu, MMBB Kaltim menempatkan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah. Posisi itu dinilai penting agar masyarakat adat tidak sekadar menjadi penonton di wilayahnya sendiri.
Basuki Hadimuljono: Sinergi Pemerintah dan Masyarakat Adat Krusial
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan apresiasi mendalam atas pelaksanaan pelantikan yang digelar langsung di kawasan IKN. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat adat seperti MMBB sangat krusial demi kelancaran transformasi kebudayaan dan pembangunan fisik ibu kota baru.
"Kami menyambut baik dan mengapresiasi komitmen dari keluarga besar Mangkok Merah Borneo Bersatu. Mari kita bersama-sama membangun IKN ini dengan semangat gotong royong dan tetap menjunjung tinggi kearifan lokal," tutur Basuki.
Acara pelantikan ditutup dengan tarian adat khas Dayak dan sesi foto bersama. Momen itu menjadi penanda soliditas antara pengurus MMBB, pemerintah otorita, dan seluruh elemen masyarakat yang hadir.