Pencarian

Voge CU-X Pamer Moge Plug-in Hybrid di CIMA 2026, Masih Konsep

Kamis, 01 Oktober 2026 • 12:17:31 WIB
Voge CU-X Pamer Moge Plug-in Hybrid di CIMA 2026, Masih Konsep
Voge memamerkan motor gede plug-in hybrid CU-X di ajang CIMA 2026, Chongqing, China.

KALIMANTAN TIMUR — Voge memamerkan motor gede plug-in hybrid bernama CU-X di ajang CIMA 2026, Chongqing, China, sebagai demonstrator teknologi yang belum dipastikan masuk produksi. Pabrikan China itu belum mengungkap kapasitas mesin, baterai, maupun harga, meski sejumlah laporan menyebut potensi peluncuran pada 2027.

Voge membawa CU-X ke panggung CIMA 2026 bukan sebagai produk jual, melainkan kendaraan konsep yang sekaligus berfungsi sebagai demonstrator teknologi. Motor ini menggabungkan mesin bensin dengan motor listrik dan baterai yang bisa dicas dari sumber listrik eksternal, menjadikannya salah satu moge plug-in hybrid pertama dari pabrikan China.

Sayangnya, hampir semua data teknis masih kosong. Voge belum merinci kapasitas mesin bensin, kapasitas baterai, bobot, maupun spesifikasi lengkap sistem penggeraknya. Artinya, belum ada angka resmi yang bisa dijadikan patokan soal performa atau efisiensi.

Tenaga Gabungan Diklaim di Atas 100 dk, Tapi Belum Dikonfirmasi

Sejumlah laporan menyebut CU-X berpotensi memakai dua motor listrik dengan tenaga gabungan melewati 100 dk atau sekitar 74 kW. Klaim itu belum dikonfirmasi Voge, sehingga masih sebatas spekulasi yang beredar di media otomotif internasional.

Karena statusnya masih konsep, wajar jika pabrikan menahan diri soal angka. Yang menarik justru pendekatan desain dan platform yang dipakai.

Desain Power Cruiser dengan DRL Berbentuk Taring

Dari sisi tampilan, CU-X tampil sebagai power cruiser dengan bodi lebar dan posisi duduk rendah. Bagian depan dibuat agresif lewat lampu daytime running light (DRL) LED berbentuk menyerupai taring, memberi karakter visual yang tegas.

Konstruksi sasisnya justru jadi salah satu bagian paling tidak biasa. Sejumlah laporan menyebut motor ini memakai konstruksi girder, sementara laporan lain menyebut desain double-wishbone. Voge sendiri belum memberi penjelasan detail soal konstruksi yang dipakai.

Di sektor pengereman, CU-X mempercayakan komponennya kepada J.Juan. Suspensi belakang memakai sepasang peredam kejut yang dipasang horizontal, sementara tenaga disalurkan ke roda belakang lewat penggerak poros atau shaft drive.

Ban berukuran lebar dipasang di roda depan dan belakang. Posisi setang dan pijakan kaki juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengendara, sebuah fitur yang biasanya baru muncul di segmen motor premium.

Platform Jiyu Smart Mobility Jadi Andalan Utama

CU-X menjadi motor pertama Voge yang memakai platform Jiyu Smart Mobility. Platform ini mengintegrasikan sistem penggerak, sasis, sistem bantuan pengendara, hingga konektivitas dalam satu ekosistem.

Jiyu terbagi menjadi dua sistem, yakni Jizhi dan Jixing. Jizhi menangani navigasi, sensor, komunikasi, serta koneksi dengan smartphone dan smartwatch. Sementara Jixing mengatur fungsi kendaraan seperti sistem penggerak hybrid, suspensi aktif, dan kontrol stabilitas.

Voge menyatakan platform Jiyu nantinya akan diterapkan pada seluruh jajaran motor produksinya. CU-X juga dibekali teknologi peringatan bahaya yang memanfaatkan data sensor dan sistem penentuan posisi satelit.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Terlalu Antusias

  • Status masih konsep, belum ada kepastian produksi massal
  • Spesifikasi mesin, baterai, dan bobot belum diungkap sama sekali
  • Klaim dua motor listrik dan tenaga 100 dk belum dikonfirmasi pabrikan
  • Konstruksi sasis masih simpang siur antar laporan
  • Harga, jadwal produksi, dan rencana pemasaran internasional belum ada

Sejumlah laporan menyebut kemungkinan peluncuran pada 2027, tetapi informasi itu belum dikonfirmasi Voge. Jadi, sampai ada pengumuman resmi, CU-X tetap berstatus konsep yang menarik secara teknologi, namun belum bisa dihitung sebagai pilihan pembelian.

Bagi penggemar moge di Indonesia, kabar ini lebih tepat dibaca sebagai sinyal arah pengembangan pabrikan China ke segmen plug-in hybrid. Voge memang belum punya jalur distribusi resmi yang kuat di pasar lokal, sehingga peluang CU-X masuk Indonesia masih sangat kecil dalam waktu dekat.

Follow www.faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks