Pencarian

Wamen Komdigi Beri Penghargaan ke ATSI, APJII, dan Huawei di Puncak Hari Postel ke-81

Minggu, 27 September 2026 • 17:17:01 WIB
Wamen Komdigi Beri Penghargaan ke ATSI, APJII, dan Huawei di Puncak Hari Postel ke-81
Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo menyerahkan penghargaan kepada sejumlah asosiasi dan perusahaan telekomunikasi pada puncak Hari Postel ke-81 di Bandung.

KALIMANTAN TIMUR — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pelaku industri dan asosiasi telekomunikasi dalam puncak peringatan Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-81 di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Kota Bandung, Minggu (27/9). Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas dedikasi dan sinergi para pemangku kepentingan dalam membangun infrastruktur serta ekosistem telekomunikasi nasional.

Penerima penghargaan dari jajaran asosiasi meliputi Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL), dan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL). Sejumlah nama lain yang juga menerima apresiasi adalah ASKALSI, ASIOTI, ASPIMTEL, PANDI, dan Indotelko.

Dari sisi perusahaan, PT Pos Indonesia mendapat penghargaan. Tiga vendor teknologi global, Ericsson, ZTE, dan Huawei, turut masuk daftar penerima apresiasi pada perayaan tahun ini.

Rangkaian Peringatan Hari Postel ke-81

Puncak peringatan Hari Bhakti Postel ke-81 berlangsung di Kantor Pusat PT Pos Indonesia, Kota Bandung. Acara ini menjadi ajang pertemuan pelaku industri pos, telekomunikasi, dan ekonomi digital.

Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Wamen Komdigi Angga Raka Prabowo. Pemerintah menilai para penerima memiliki kontribusi besar bagi kemajuan sektor digital nasional.

Mengapa Asosiasi dan Vendor Jadi Penerima

Penghargaan menyasar dua kelompok penerima. Pertama, asosiasi yang menaungi penyelenggara jaringan dan jasa telekomunikasi. Kedua, perusahaan yang bergerak di infrastruktur dan layanan pendukung.

ATSI, APJII, MASTEL, dan APJATEL selama ini menjadi mitra pemerintah dalam penyusunan kebijakan teknis sektor telekomunikasi. PANDI berperan sebagai pengelola nama domain tingkat tinggi Indonesia, sementara Indotelko dan ASIOTI bergerak di ranah informasi dan jasa telekomunikasi.

Ericsson, ZTE, dan Huawei merupakan pemasok perangkat jaringan yang memasok operator seluler di Indonesia sejak era 2G hingga 5G. Kehadiran mereka dalam daftar penerima menegaskan peran vendor asing dalam pembangunan infrastruktur konektivitas Tanah Air.

Konteks Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi

Pemberian apresiasi ini berlangsung saat pemerintah mendorong pemerataan akses internet ke wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). Program seperti Palapa Ring dan BTS 4G di kawasan non-komersial menjadi bagian dari agenda tersebut.

Asosiasi penyelenggara jaringan dan jasa internet berperan sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasi di lapangan. Sinergi lintas pihak menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur digital.

PT Pos Indonesia sendiri tengah bertransformasi dari layanan pos konvensional ke layanan logistik dan keuangan digital. Penunjukan kantor pusatnya sebagai lokasi acara menandai posisi perusahaan pelat merah itu dalam ekosistem digital nasional.

Follow www.faktasamarinda.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks