Pertamina Patra Niaga Balikpapan Kirim 30.400 Masker dan 1.355 Strip Vitamin untuk Warga Terdampak Karhutla di Kalbar dan Kalteng

Penulis: Jauhari Lubis  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 13:31:31 WIB
Pertamina Patra Niaga Balikpapan menyalurkan 30.400 masker medis dan 1.355 strip vitamin bagi warga terdampak karhutla di Pontianak dan Palangka Raya.

PT Pertamina Patra Niaga Unit Kilang Balikpapan menyalurkan 30.400 masker medis dan 1.355 strip vitamin bagi warga yang terdampak kabut asap kebakaran hutan dan lahan di Pontianak, Kalimantan Barat, serta Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Bantuan tanggap darurat yang disalurkan awal Oktober ini juga mencakup unit pompa air dan selang, menyusul tingginya konsentrasi titik panas di kedua wilayah sejak akhir Agustus 2026. Penyaluran dilakukan bersama Baitul Munzalan Indonesia agar bantuan medis dan sarana pendukung tersalur cepat ke lokasi terdampak.

BALIKPAPAN — Humas dan CSR Pertamina Patra Niaga Unit Kilang Balikpapan Dodi Yapsenang menyatakan bantuan disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di lapangan. Kabut asap yang ditimbulkan karhutla berdampak langsung terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat setempat.

Bantuan dipusatkan bagi warga di Pontianak dan Palangka Raya, dua kota yang kualitas udaranya sempat memburuk akibat peningkatan titik panas. Selain masker dan vitamin, perusahaan menambahkan pompa air serta selang untuk mendukung penanganan di lokasi.

Mengapa Bantuan Diarahkan ke Pontianak dan Palangka Raya

Pemantauan Kementerian Kehutanan mencatat konsentrasi titik panas di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah terpantau tinggi sejak akhir Agustus 2026. Peningkatan itu sempat mendorong kualitas udara di sejumlah titik pemantauan ke kategori berbahaya.

Kondisi tersebut yang membuat Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan bergerak cepat. Perusahaan menilai paparan kabut asap di dua provinsi itu sudah mengancam kesehatan warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruang.

"Kabut asap yang ditimbulkan berdampak langsung terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat. Melalui bantuan masker dan vitamin ini, kami berharap dapat membantu masyarakat mengurangi risiko paparan sekaligus menjaga kondisi kesehatan selama masa tanggap darurat," kata Dodi Yapsenang di Balikpapan.

Kolaborasi dengan Baitul Munzalan Indonesia di Dua Kota

Penyaluran di lapangan melibatkan Baitul Munzalan Indonesia (BMI) di Pontianak dan Palangka Raya. Kolaborasi itu dipilih agar bantuan medis dan sarana pendukung bisa terdistribusi cepat serta tepat sasaran.

Langkah awal Oktober ini melanjutkan rangkaian aksi tanggap darurat yang sudah berjalan selama kemarau panjang. Sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan menyalurkan sarana air bersih, masker N95, dan obat-obatan bagi warga terdampak karhutla di Kabupaten Sekadau serta Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Bantuan serupa juga diberikan kepada masyarakat yang menghadapi risiko karhutla dan kekeringan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Warga: Masker dan Vitamin Sangat Dibutuhkan Saat Asap Pekat

Salah seorang penerima manfaat di lokasi terdampak, Budiman, menyebut bantuan tersebut sangat dibutuhkan warga. Aktivitas luar ruang warga memang terbatas selama kepungan asap berlangsung.

"Terima kasih atas bantuan masker dan vitamin ini karena sangat bermanfaat bagi kami untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang pekat," kata Budiman.

Pertamina Patra Niaga Unit Balikpapan belum menyebut rencana penyaluran lanjutan setelah tahap awal Oktober ini. Distribusi berikutnya akan menyesuaikan perkembangan titik panas dan kebutuhan warga di wilayah terdampak.

Reporter: Jauhari Lubis
Sumber: kaltim.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top