TANA PASER — Pengiriman wakil ke Linus Futsal Regional Kaltim menandai babak baru pembinaan futsal di Kabupaten Paser. Klub Hewah United akan bertanding di kategori usia di bawah 22 tahun melawan tim-tim terbaik dari kabupaten dan kota lain di Kaltim. Manajemen tim memproyeksikan ajang ini sebagai uji coba resmi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim.
Hewah United berstatus klub pendatang baru yang baru seumur jagung. Meski demikian, skuadnya diisi talenta-talenta lokal berpengalaman yang siap bersaing di tingkat regional. Komposisi pemain muda berpotensi itu disebut menjadi modal utama Paser untuk mengukur peta kekuatan futsal di level provinsi.
Wakil Ketua AFI Paser sekaligus Pembina Hewah United, Zulfikar Yusliskatin, menegaskan pencapaian tersebut merupakan momentum penting bagi peta pembinaan futsal di Bumi Daya Taka.
Plt Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Paser, Syarif Rakhmadani, meminta para atlet menjaga kedisiplinan, pola istirahat, serta kebugaran fisik. Menurutnya, performa maksimal di lapangan menjadi kunci membawa pulang prestasi untuk daerah.
"Jaga kedisiplinan dan jaga nama baik kita sebagai warga Paser di kota orang serta istirahat yang cukup," kata Syarif, Jumat (2/10/2026).
Manajemen Hewah United menargetkan hasil maksimal di Linus Futsal Regional Kaltim 2026. Namun, ambisi juara itu tidak ingin dipaksakan mengingat rata-rata atlet akan diturunkan di Porprov VIII Kaltim.
"Tentu kami menargetkan juara. Tapi kami juga tidak ingin memaksakan pemain karena rata-rata atlet ini akan diturunkan di porprov. Yang terpenting ini menjadi ajang uji coba dengan level tinggi untuk mengukur dan mengembangkan kemampuan atlet," pungkas Zulfikar.
Linus Futsal Regional Kaltim 2026 digelar di Samarinda sepanjang Oktober 2026. Kompetisi ini mempertemukan perwakilan dari berbagai daerah di Kaltim pada kategori U-22. Bagi Paser, ajang ini menjadi tolok ukur pertama kemampuan tim di pentas regional.
Keikutsertaan Hewah United dinilai istimewa karena untuk pertama kalinya Paser memiliki keterwakilan sejak Linus Futsal Regional Kaltim bergulir. Hasil di Samarinda akan menjadi bahan evaluasi pembinaan menjelang Porprov VIII Kaltim.