KALIMANTAN TIMUR — Omoda 04 resmi memperkenalkan bahasa desain Cyber Mecha untuk SUV crossover listrik yang akan dijual di Indonesia. Garis bodi tajam dan bidang geometris ala armor mecha jadi pembeda dari model listrik China lain di kelasnya. Baterai 65,05 kWh diklaim menempuh lebih dari 500 kilometer sekali pengisian.
Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia Jim Ma menyebut pendekatan desain ini menyasar konsumen yang memandang kendaraan sebagai bagian gaya hidup, bukan sekadar alat transportasi. "Melalui O4, kami ingin menghadirkan desain Cyber Mecha yang terinspirasi dari dunia digital dan budaya gaming, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan generasi muda," ujar Jim dalam keterangan tertulisnya.
Karakter Cyber Mecha paling jelas terlihat dari bagian depan lewat O-Universe Lighting. Lampunya dibuat tajam dengan klaim terinspirasi kilatan cahaya.
Gaya serupa diteruskan ke bodi melalui konsep Mecha Flow. Permukaan bodi dibuat berfaset dengan sudut geometris menyerupai struktur armor mecha, menghasilkan efek cahaya dan bayangan yang berbeda tergantung sudut pandang. Omoda menyebut pendekatan ini juga mendukung aerodinamika kendaraan, bukan cuma urusan visual.
Dimensi Omoda 04 tercatat panjang 4.420 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.570 mm, dan jarak sumbu roda 2.700 mm. Pilihan warnanya salah satunya Stellar Blue.
Tema Cyber Mecha dibawa masuk ke kabin lewat desain kokpit yang terinspirasi pesawat luar angkasa. Tata letak interior dibuat berorientasi kepada pengemudi.
Salah satu detail yang menonjol adalah tombol start dengan penutup flip-up, mengambil inspirasi dari mobil balap. Pencahayaan ambient yang membentang di bagian interior memperkuat nuansa futuristis di dalam kabin.
Omoda 04 dibekali AI Intelligent Cockpit yang diklaim menghadirkan pengalaman berkendara lebih interaktif. Sistem ini dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI yang didukung large language model (LLM).
Berbeda dengan sistem infotainment konvensional yang masih mengandalkan pola perintah dan respons, teknologi ini bergerak dari sekadar menjalankan perintah menjadi mampu memahami maksud dan kebutuhan pengguna.
Di balik sistem tersebut terdapat sepuluh AI Agent yang terbagi ke dalam dua kelompok. Kelompok pertama, Smarter Command Understanding, terdiri atas:
Untuk sektor penggerak, Omoda 04 menggunakan baterai berkapasitas 65,05 kWh. Pabrikan mengeklaim mobil ini mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Omoda 04 juga mendukung DC fast charging hingga 119 kW. Dengan kapasitas tersebut, pengisian daya dari 20 hingga 80 persen diklaim hanya butuh 22 menit.
Mobil ini ditenagai motor listrik bertenaga 160 kW dan torsi puncak 275 Nm. Omoda 04 mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 7,1 detik.
Omoda 04 melengkapi lini produk listrik Omoda di Indonesia setelah sebelumnya hadir model lain di segmen berbeda. Kombinasi desain Cyber Mecha dan sistem AI jadi dua senjata utama menghadapi persaingan SUV listrik China yang makin padat.
Belum ada informasi resmi soal harga dan jadwal peluncuran Omoda 04 di Indonesia. Omoda & Jaecoo Indonesia baru mengungkap bahasa desain dan spesifikasi teknisnya.